Showing posts with label Debian 7. Show all posts
Showing posts with label Debian 7. Show all posts

Membangun FTP Server dengan VSFTPD

Assalamu'alaikum gan...
Nahhh sekarang kita kembali lagi ke server dulu.. Nahh sekarang kita akan membangun ftp server dengan VSFTPD. VSFTPD sudah tidak banyak lagi yang menggunakannya karena sudah ada PROFTPD yang lebih mudah untuk mengkonfigurasinya.

Langsung saja kita konfigurasi saja :

Sebelumnya kita beri ip addressnya
IP Server VSFTPD => 21.21.21.1/29
IP Client Windows => 21.21.21.2/29

Pertama-tama kita harus installasi vsftpd dengan perintah
apt-get install vsftpd

Secara default kita sudah bisa login dengan anonymous(tanpa user) tetapi ada batasannya yaitu tidak bisa mengupload. Di bawah ini ada tahap tahap untuk konfigurasi vsftpd.

=>> Menggunakan user untuk login

- Edit file /etc/vsftpd.conf, lalu edit di bagian di bawah ini
anonymous_enable=no => menonaktifkan anonymous login local_enable=YES => mengaktifkan local user login
write_enable=YES => mengaktifkan bisa menulis 

- Kalau sudah kita exit, save dan restart dengan perintah /etc/init.d/vsftpd restart. Kemudian buka client windowsnya dan buka cmd ketik perintah  ftp (ip address server). Setelah itu nanti kita di suruh masukkan user dan password. Jika kita ingin login anonymous kita tidak usah masukan user dan password, langsung saja enter.

- Sekarang kita buat direktori di cmd menggunakan perintah mkdir (nama file yang ingin di buat). Lalu lihat isi direktori tersebut dengan perintah dir.

- Selanjutnya kita upload di cmd menggunakan perintah
put (enter) (lokasi folder yang ingin di upload) (lokasi penempatan upload/ biarkan saja kosong)

- Sekarang kita download file di cmd dengan perintah
get (enter) (lokasi folder yang ingin di download) (lokasi penempatan download / biarkan saja kosong)
Biasanya kita ngedownload berada di folder C:\Users\Zainun.

- Mengkonfigurasi local_root yang fungsinya agar semua user nanti loginnya berada di direktori yang telah ditentukan. Caranya dengan edit file /etc/vsftpd. Setelah itu restart vsftpdnya.

local_root=/ftp => Letak direktori agar ketika login dia akan masuk ke direktori /ftp
mkdir /ftp => buat direktorinya
chmod 777 /ftp => beri akses agar semua orang bisa mengaksesnya
=>> Login dengan anonymous
- Edit /etc/vsftpd.conf.


- Setelah itu save, exit dan restart vsftpdnya. Kemudian coba login tanpa menggunakan password. Jika sudah bisa berarti sudah berhasil dengan login sebagai anonymous.

Itu saja yang saya ketahui selebihnya saya masih mencari-cari.

Tips-Tips PROFTPD


Sebelumnya saya sudah menjelaskan Cara Membangun FTP Server dengan PROFTPD. Kali ini saya akan membahas trik-trik di PROFTPD. Langsung saja.
1. Penggunaan DefaultRoot.
DefaultRoot berfungsi untuk menjadikan direktori terpusat, jadi semua user yang login akan masuk ke direktori di default root. Jika tidak menggunakan option DefaultRoot, maka ketika login memakai FileZilla direktori / di server akan bisa di akses. Tips :
=>>
DefaultRoot      /ftp/%u => Semua user yang home direktorinya di ftp akan bisa mengakses tetapi user yang home direktorinya berada diluar ftp tidak akan bisa mengakses.

=>>
DefaultRoot    /ftp/tkj tkj1
DefaultRoot   /ftp/tkj2 tkj2 => User tkj1 direktori terpusatnya adalah /ftp/tkj, sedangkan user tkj2 direktori terpusatnya adakah /ftp/tkj2. Tetapi user lain bisa mengakses tetapi tidak ada option DefaultRoot artinya seperti Settingan default.

2. Pelimitan kapasitas upload
Pelimitan kapasitas upload berfungsi untuk membatasi upload si user tersebut.
=>>
MaxStoreFileSize    10 Mb => Untuk semua user mendapatkan limit sebesar 10 Mb untuk mengupload

=>>
MaxStoreFileSize    10 Mb user tkj1
MaxStoreFileSize    20 Mb user tkj2 => Untuk user tkj1 mendapatkan limit sebesar 10 Mb sedangkan user tkj2 mendapatkan limit serbesar 20 Mb.

Contoh pengaplikasian ketika sedang upload lebih dari ketentuan

3. Memfilter file
Memfilter file berfungsi agar tidak boleh upload berdasarkan extensi yang digunakan.
=>>
PathDenyFilter "\\.(mp3)$" => Untuk tidak bisa mengupload yang berformat mp3


Membangun FTP Server dengan PROFTPD

FTP server

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Saya akan mensharing-sharing aja tentang FTP Server yang menggunakan PROFTPD.
Menurut saya PROFTPD adalah aplikasi yang paling enak digunakan dan fitur-fiturnya mudah dipahami. Didalam FTP Server ada dua hak akses dimana yaitu menggunakan user dan tidak menggunakan user(Anonymous).
Yang pertama adalah konfigurasi dengan menggunakan user
Langsung saja kita konfigurasi.

1. Kita install PROFTPD dengan perintah
#apt-get install proftpd

Secara default ftp sudah bisa digunakan tetapi kita mendapatkan hak akses yang terbatas.

2. Lalu kita bisa menambahkan user untuk user ftp tersebut.

 Keterangan user tkj1 home direktorinya berada di /ftp/tkj.

3. Kita edit file /etc/proftpd/proftpd.conf kemudian cari baris DefaultRoot kemudian hapus tanda pagarnya.
/ftp/tkj => Fungsinya agar semua user yang mengakses ftp, direktori terpusatnya adalah /ftp/tkj, tetapi direktori tersebut menjadi rootnya.

Sebelum menggunakan DefaultRoot, user bisa mengakses file-file tak terbatas ketika menggunakan FileZilla.

4. Lalu restart proftpdnya dengan perintah
#/etc/init.d/proftpd restart

5. Hasilnya akan seperti di bawah ini.

Yang kedua dengan menggunakan anonymous
1. Edit file dengan editor nano
#nano /etc/proftpd/proftpd.conf

2. Cari barisan Anonymous dan hapus tanda pagar didepannya kemudian edit seperti dibawah ini

Jangan lupa di barisan </Anonymous> hapus tanda pagar di depannya.
Keterangan :
- ftp/tkj => direktori yang digunakan dalam mode anonymous
- User     tkj1 => user yang digunakan untuk mode anonymous

3. Setelah itu kita restart dengan perintah
#/etc/init.d/proftpd restart

4. Hasilnya akan seperti dibawah ini



Sharing file dengan NFS

Sharing file dengan NFS

Assalamu'alaikum Wr.Wb.
NFS (Network File Server) adalah sebuah protokol yang digunakan untuk mensharing menggunakan jaringan. Biasanya ketika server sharing, clientnya harus ngemount file yang di sharing dari server tersebut. NFS juga berjalan pada sistem operasi yang berbasis UNIX.

Disini saya akan mengkonfigurasi NFS dengan menggunakan sistem operasi Debian.
Berikut langkah-langkah mengkonfigurasi NFS :
1. Seperti biasa setiap ingin mengkonfigurasi, pasti kita harus setting ip address terlebih dahulu.

2. Install nfs dengan perintah apt-get install nfs-server.

3. kita buat direktori yang akan di share, kemudian edit file /etc/exports.

4. Tambahkan di paling bawah /[nama file yang di sharing] [network yang ingin di share]/[prefix yang di gunakan](rw,async,no_subtree_check,no_root_squash), lebih jelasnya lihat di bawah.
rw =Hak akses bisa membaca dan menulis.
ro = Hak akses hanya bisa membaca.
async = Ketika file sedang di buat oleh client maka di server belum terbaca. Biasanya bisa terjadi kerusakan file atau kehilangan data pada saat ke restart.
sync = Ketika file sedang di buat oleh client maka di server sudah terlihat.
no_subtree_check = Untuk meniadakan pengecekan file karena dapat mempercepat proses transfer.
no_root_squash = komputer client akan mendapatkan hak akses yang sama pada server.

5. Kemudian restart nfsnya dengan perintah /etc/init.d/nfs-kernel-server restart.

Selanjutnya kita testing di clien yang menggunakan OS Manjaro
1. Kita setting IP Adressnya.

2. Buat direktori yang ingin di mount dan mount direktori server ke direktori yang tadi di buat dengan perintah sudo mount.nfs 21.21.21.1:/share /home/zainun/client.

3. Coba kita buat file atau direktori di dalam folder yang di mount ke server.

4. Setelah itu coba kita lihat di server file tersebut sudah dibuat atau belum.

5. Coba kita lihat hasil mountingannya dengan perintah df -h.

Sharing file dengan samba Tahap 3 (Testing di Client Linux)


Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di tahap pertama kita Mengkonfigurasi samba di debian server, dan tahap kedua kita Testing Client di Windows 7. Sekarang kita akan melakukan testing di client dengan memakai OS Linux. Berikut Langkah-langkah melakukan sharing di Manjaro.
1. Yang pertama kita atur IP Addressnya.

2. Kita matikan firewallnya. Secara default firewall di manjaro sudah inactive atau disable.

3. Kita test file samba dengan perintah smbclient -L //IP Server. Jika di suruh masukin password biarkan saja kosong atau langsung enter saja. Nanti muncul nama-nama file yang di sharing.


4. Kita buka File Manager, lalu ketik di Locationnya smb://IP Server.

5. Nanti muncul foder di bawah ini.

6. Coba kita masuk ke folder read-only dan ubah isi file tersebut, nanti ada pesan Permission denied karena kita memberi hak akses hanya bisa membaca saja.

7. Coba kita masuk ke direktori read-write dan kita bisa membuat file tersebut karena kita memberi hak akses bisa membaca dan menulis.

8. Coba kita masuk ke direktoru usr-tkj, nanti kita disuruh masukkan user untuk direktori ini.

Hanya itu yang saya bisa sharing, kurang lebihnya mohon maaf.
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

Sharing file dengan samba Tahap 2 (Testing di Client Windows)


Assalamu'alaikum Wr.Wb.
Di tahap pertama kita Mengkonfigurasi samba di debian server, Sekarang kita akan melakukan testing di client dengan memakai OS Windows dan Linux. Berikut Langkah-langkah melakukan sharing di Windows 7.
1. Kita atur IP Address di windowsnya.

2. Kita matikan firewallnya agar bisa kita sharing.


3. Kalau firewallnya sudah dimatikan, kita pergi ke run (Ctrl + r) kemudian tulis (//Ip server).

4. File yang di sharing sudah bisa kelihatan di sini.

5. Coba kita ubah file yang ada di read-only, nanti akan ada pesan Access denied karena file tersebut hanya bisa membaca saja.
6. Coba kita buat file di dalam direktori read-write nanti tidak ada pesan Access denied karena folder tersebut ada hak akses read dan write.

7. Coba kita buka file usr-tkj nanti kita diminta masukan password yang telah kita konfigurasi di server debian tersebut.

8. Nanti ada folder tkj alias user tkj.


Hanya itu yang saya ketahui tentang testing client dengan OS Windows 7.